Hello diriku sendiri
Apa kabarmu hari ini?
Apa saja yang sudah kamu lakukan hari ini?
Apakah kamu produktif?
Atau kah kamu hanya melakukan fake produktif
Oke pagi ini aku bangun cukup kesiangan. Target bagung pukul 4, malah bangun pukul 5.30. oh may, sepertinya besok tidak boleh terulang ya Laras. Padahal rencana hari ini, bangun tidur langsung olahraga lalu masak. Tapi apadaya, semua kacau balau karena aku bangun kesiangan pagi ini.
Rencana pertama yang terlewat adalah olahraga alias senam aerobik. Tak lupa langsung kubasuh mukaku Dan menuju mushola. Aku ingin langsung memasak, tapi seperti biasa bos kecil ikut bangun. Nah klo sudah seperti ini yang ada dia vakal nempel terus kaya perangko, gak mau sama siapa-siapa dan nempel sama ibunya terus.
Namun yang istimewa pagi ini, si kecil mau mandi pagi bersama ibu. Tak terlewatkan adegan rutin di kamar mandi, ingin basuh badan sendiri, pakai sabun sendiri, sampai gosok gigi sendiri. Udah gitu maunya barengan sama emaknya gitu. Harus mulai bareng dan selesai barengan, dan di kasus ini butuh banget kesabaran ekstra dari emak-emak yang bekerja. Rutinitas ini tidak bisa diubah skenario nya sama emak karena kalo emak maksa, si bayi bakalan geger yang berkepanjangan alias doi maunya reka ulang adegan sesuai kemauannya. Gitu terus sampai kiamat, kalo dia udah nangis, emaknya selalu salah dan maha benar si bayik. Aku selalu coba untuk belajar sabar setiap hari dengan adegan ini. Aku selalu ingat-ingat dan berkata dalam hati bahwa dia masih berusia 2 tahun dan memang sedang masanya tantrum dan pengen banget deket sama emak.
Yang begitulah cerita pagi mandi bareng si kecil. Lama lah mandinya, soalnya habis sikat Gigi sendiri doi mau di sikatin sama emaknya, katanya biar kaya simajiro (tokoh di buku anak)
