pernahkah kalian merasa kecewa? Kecew dan sangat sulit untuk mempercayai kembali sangat sulit untuk menginginkan kembali. Sunggu aku sadar itu hal yang buruk. Tapi sulit untuk meninggalkanya. Ya...
Kau mau tau bagaimana kecewa ini aku rasakan. Ya, setiap orang pernah kecewa atas usahanya yang tak dihargai, tak dapat respon positip dan tersia-siakan. Bisa jadi dia yang membuat kecewa tak pernah menyadarinya. Sungguh ini menimbulkan kecewa dengan efek besar sangat sulit mempercayai kembali. meskipun kamu menyesal, menyesal dan ingin memperbaiki lagi semuanya, tapi ini benar2 sulit. Ya, aku bisa menggambarkanya...
Rasanya, seperti kamu sedang mendorong bongkahan batu besar bulat ke atas puncak sebuah bukit. Disana, orang yang kamu tunggu tepat berada di puncak dan dia sangat mungkin membantumu untuk meraihnya, untuk mendorongnya. Tapi kenyataannya, kenyataanya dia tak pernah melakukanya, bahkan tak pernah menatap usahamu.
Bodohnya, Dengan susah payah, sekuat tenaga, semaksimal mungkin kamu tetap mendorongnya. Dan akhirnya, Gravitasi ternyata lebih kuat, batu itu hampir sampai puncak, tapi kamu terlalu kelelahan dan tak mampu lagi menahanya. Batu itu menggelinding ke bawah begitu cepatnya,sangat cepat dan semakin cepat tertarik gravitasi bumi.
Suaranya begitu dahsyat hingga dia mendengarnya dan baru menyadari betapa besarnya usahamu mendorong batu itu untuknya. Tapi semuanya sudah terlambat, sangat terlambat. Meskipun orang itu berusaha sekuat tenaga untuk mengejar batu itu, tapi batu sudah menggelinding terlampau cepat. Meski dia tetap mengejarnya dan akhirnya menemukanya di dasar jurang, dan dia mampu membawanya ke puncak untukmu. Itu butuh waktu terlalu lama. Dan sesampainya di puncak, mungkin kamu sudah tak ada. Kamu sudah pergi bersama orang lain dengan batu lain. Atau kamu sudah tak pernah menginginkan batu itu.
-Seperti Itulah kecewa Ku-

Tidak ada komentar:
Posting Komentar